Syarah Burdah

Rp 75,000

Berat 300 gram
Dimensi 14 × 21 × 3 cm
Cover

Soft Cover

ISBN

978-623-8661-54-1

Penulis

Zakaria al-Anshari

ISBN 9786238661541 Genre Buku
Dapatkan buku ini di:

Informasi Buku

SINOPSIS

Selama ratusan tahun, bait-bait kasidah Burdah karya Imam al-Bushiriterus dilantunkan di berbagai penjuru dunia sebagai simfoni cinta kepada Nabi Muhammad saw. Namun, kemegahan metafora kasidah ini justru kerap membuat keintiman pesannya luput dari pemahaman pembaca modern.
Lewat Syarah Burdah ini, Syekh Zakariya al-Anshari hadir menjembatani jarak psikologis tersebut. Ia mengupas makna esensial dari setiap bait Burdah secara terang dan jernih.

Syekh Zakariya memusatkan penjelasannya pada pesan moral, hikmah spiritual, serta kelembutan kiasan yang dirangkai Imam al-Bushiri. Syarahnya menuntun pembaca menyusuri alur Burdah secara utuh: dari seorang pencinta yang menangisi kekasihnya, peringatan terhadap hawa nafsu, pujian atas kelahiran dan mukjizat Nabi, kemuliaan al-Quran, Isra` Mi’raj, dan peperangan yang beliau pimpin, sampaitawasul dan munajat.

Dengan cara itu, Syekh Zakariya menjadikan Burdah sebagai medium spiritual untuk menyegarkan kembali kecintaan kita kepada Nabi Muhammad saw. Melalui setiap
halaman buku ini, kita diajak menyelami keteladanan Rasulullah dan membumikan nilai-nilai profetik beliau ke dalam denyut kehidupan kita sehari-hari.

DAFTAR ISI

Peta Buku
Pengantar Penerbit
Pengantar Pakar
Catatan Penahkik
Mukadimah
1. Cinta dan Kerinduan
2. Mewaspadai Hasrat Nafsu
3. Pujian untuk Nabi
4. Kelahiran Nabi
5. Mukjizat Nabi
6. Kemuliaan al-Quran
7. Isra` dan Mi’raj
8. Peperangan Nabi
9. Tawasul melalui Nabi
10. Munajat
Biografi Singkat Syekh Zakariya al-Anshari—205
Biografi Singkat Imam Syarafuddin al-Bushiri—209

PENULIS

Syekh Zakariya al-Anshari. Zainuddin Abu Yahya Zakariya bin Muhammad al-Anshari as-Sunaiki lahir di Sunaikah, sebuah desa di provinsi Syarqiyah, Mesir, sekitar 824 H (1421 M). Ia menghafal al-Quran sejak kecil, lalu menuntut ilmu di al-Azhar dan bermazhab Syafi’i. Di antara gurunya terdapat Ibnu Hajar al-Asqalani, ahli hadis terkemuka;tercatat lebih dari seratus lima puluh ulama memberinya ijazah.

Ia menguasai banyak bidang sekaligus: hadis, tafsir, fikih, ushul fikih, bahasa Arab, manthiq, ilmu falak, sampai aritmetika dan aljabar. Sebagian ulama bahkan menyebutnya pembaru (mujaddid) abad ke-9 Hijriah. Ia memimpin khâniqah sufi, dan akhirnya diangkat menjadi hakim agung pada masa Sultan Qaitaby. Muridnya tak terhitung, termasuk Syekh Syamsuddin ar-Ramli, Imam Ibnu Hajar al-Haitami, dan Imam Abdul Wahab asy-Sya’rani. Ia sendiri seorang sufi yang zuhud, rendah hati, dan sangat disiplin menjaga waktu.

Karyanya melimpah, di antaranya Fatḥ al-Wahhâb dalam fikih, syarah Shaḥîḥ al-Bukhârî dalam hadis, syarah ar-Risâlah al-Qusyairiyyah dalam tasawuf, serta az-Zubdah ar-Râ`iqah—buku ini. Ia wafat pada 3 Dzulhijjah 926 H dalam usia 103 tahun, dan dimakamkan berdekatan dengan makam Imam Syafi’i.

“Burdah laksana permadani Persia: motifnya ramai dan rapat, seakan tak menyisakan
celah. Dalam syarah ini, Syekh Zakariya al-Anshari bertindak sebagai rimbawan yang
memandu pembaca memasuki belantara kata-kata yang penuh keindahan itu.”
—Kiai M. Faizi, Penyair & Pengasuh Ponpes Annuqayah, Madura

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Syarah Burdah”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buku Rekomendasi