KITAB TADBĪR AL-MUTAWAḤḤID IBN BĀJJAH

Rp 75.000

Penyusun              : Ma‘an Ziyadah

Ukuran                  : 15 x 23

Tebal                     : 260 halaman

Cetakan                : I, September 2018

No. ISBN              : 978-602-1583-55-5

Penerbit                : Turos Pustaka

Stok 359

Buku ini merupakan sebuah Tesis penelitian dari Ma’an Ziyadah (1938-1997) di Faculty of Graduate Studies and Research, McGill University, Institute of Islamic Studies, Kanada pada tahun 1969. Buku ini meneliti tentang isi dari kitab Tadbīr Al-Mutawaḥḥid Ibn Bājjah yang merupakan karakteristik utama dari pemikiran falsafat Ibn Bājjah.

Tadbīr berarti sebuah rezim, pengelolaan, dan pengaturan yang dilakukan oleh diri manusia. Sedangkan al-Mutawaḥḥid berarti manusia penyendiri atau manusia soliter. Al-Mutawaḥḥid adalah wujud manusia sempurna yang telah mencapai akal aktif. Ia adalah manusia spiritualis yang sudah menemukan kebahagiaannya yang abadi di dalam dirinya sendiri. Namun ia hidup di negara yang belum sempurna, sehingga ia berusaha untuk menemukan kebahagiaan di negara tersebut.

Dalam realitas zaman modern sekarang ini, al-Mutawaḥḥid adalah manusia yang terasing dari lingkungannya dan tidak dapat hidup bahagia karena dunia modern dipenuhi dengan materialisme, sehingga pandangan dunia ideal mereka tidak bisa terealisasi secara baik. Akibatnya, mereka hanya mengejar kebahagiaan mereka sendiri di ruangan yang sunyi.

 

Biografi Singkat Ibn BājjahIbn Bājjah lahir pada 1085 M di Zaragoza, Spanyol. Dan ia meninggal di Fez, Maroko pada 1138 M, karena diracun oleh musuhnya. Selain sebagai failasuf, ia juga dikenal sebagai seorang astronom, musisi, dokter, fisikawan, psikolog, botanis, dan sastrawan. Dialah penyambung awal kajian falsafat Yunani-Arab ke Dunia Barat, yang lebih mengenalnya dengan nama Latin, Avempace. 

Tentang/Isi Buku

  1. Kitab Tadbīr al-Mutawaḥḥid bukanlah buku falsafat yang ringan dan mudah dipahami dalam sekali baca, bahkan untuk para pencinta falsafat sekalipun. Akan tetapi, dengan membacanya secara serius niscaya sepadan dengan pencerahan dan manfaat yang didapatkan.
  2. Magnum-opus dari Ibn Bājjah, failasuf muslim pertama Spanyol, yang layak dibaca setidaknya sekali dalam seumur hidup.
  3. Berisi tiga bagian, yaitu:
  4. Bagian pertama, berisi pendahuluan dan kajian pendahuluan kitab Tadbīr Al-Mutawaḥḥid.
  5. Bagian kedua, hasil terjemahan kitab Tadbīr Al-Mutawaḥḥid.
  6. Bagian ketiga, teks Arab kitab Tadbīr Al-Mutawaḥḥid yang telah disunting dan dianotasi oleh Ma’an Ziyadah (1938-1997).
  7. Kitab ini bersumber dari dua manuskrip yang diperoleh dari perpustakaan Pococke 206: manuskrip pertama tidak diberi harakat dan manuskrip kedua hanya berisi resume kitab saja.
  8. Penjelasan mengenai tadbīr dan al-Mutawaḥḥid.
  9. Penjelasan mengenai tindakan-tindakan manusia.
  10. Penjelasan mengenai cara hidup dan tindakan dari al-Mutawaḥḥid.

Stok 359

Informasi Tambahan

Berat 377 g
Dimensi 15 × 23 cm

Cari Buku

Keranjang

Bahasa

Stok 359