Kitab Miftahul Ma’iyyah : Kunci Memahami Hakikat dan Menggapai Makrifat

Rp 108.000

Kategori         : Agama Islam (Tasawuf)

Penulis            : Syekh Abdul Ghani an-Nabulsi

Ukuran           : 15 x 23 cm

Halaman        : 360 halaman (BW)

Cover              : Hard cover

Cetakan         : Mei 2022

ISBN              : 978-623-7327-68-4

Penerbit         : Turos Pustaka

Gegap gempita kehidupan dunia sering kali membawa kita ke jalan gelap yang ruwet, rusak, dan kadang buntu. Seperti tidak ada harapan untuk bisa keluar dari berbagai problematika hidup. Kemana sebenarnya kita harus melangkah, dan lewat jalan yang mana?

Dunia modern yang serba rasional dan materil kerap kali hanya menyodorkan jawaban yang kering dan instan. Kita pun dipaksa jatuh bangun dalam keputusasaan dan ketidakatahuan. Menuju jalan-Nya yang hakiki memang tak mudah, tapi bukan berarti tak mungkin. Seorang salik harus terus berikhtiar mencapai titik puncak itu, salah satunya dengan bertarekat.

Dalam Kitab Miftahul Ma’iyah ini, syekh Abdul Ghani an-Nabulsi (1641-1731) menjabarkan dengan detail ajaran dan amalan tarekat yang terurai dalam kitab Risalah Syekh Tajudin an-Naqsyabandi.

Dengan membaca kitab ini, kita akan dibimbing untuk memahami hakikat hidup dalam menemukan kunci (miftah) untuk mengenal Allah swt. dan mencapai kebersamaan dengan-Nya (ma’iyyah) setiap saat. Selamat membaca dan mengamalkan!

 

Tentang Penulis

Syekh Abdul Ghani bin Ismail an-Nabulsi ad-Dimasyqi al-Hanafi (1050 H/1641 M – 1143 H/1731 M) adalah seorang ulama, penyair, dan ahli tasawuf yang berasal dari Damaskus. sosok yang populer di kalangan para wali yang bijak nan arif. Ia adalah mahaguru dari sekian banyak guru, pakar dari segala pakar, dan quthub dari semua wali quthub. Ia adalah seorang ‘arif yang mengenal Tuhannya dan meraih kedekatan serta cinta dari Sang Kekasih. Ia memiliki banyak kisah baik dan karamah yang memiliki pengaruh sejak ia masih hidup sampai setelah meninggal. Beberapa kitabnya merupakan bagian dari karamah terbesarnya. Jumlah karyanya mencapai 190 karya, di antara karyanya adalah Miftahul Ma’iyyah dan at-Tahrir al-Hawi bi Syarhi Tafsir al-Baidhawi.

 

Kelebihan Buku

  1. Terjemah matan dan syarah kitab di dalam satu buku
  2. Terjemah yang solid dan ringan untuk dipahami
  3. Mencantumkan teks asli matan Kitab Risalah at-Thariqah an-Naqsyabandiyyah
  4. Istilah-istilah dalam tarekat yang diterjemahkan secara komperhensif
  5. Pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia
  6. Buku yang menjelaskan ajaran inti tarekat Naqsyabandiyah secara mendalam
  7. Penjelasan lengkap tarekat Naqsyabandiyah

 

Isi Buku

  1. Sebelas pokok ajaran untuk sampai kepada Allah (makrifatullah)
  2. Memadukan spiritualitas dan kehidupan sosial masyarakat
  3. Tata cara bertarekat secara lahir dan batin
  4. Amalan hati agar terhindar penyakit ruhani
  5. Kiat untuk memahami mana yang fana dan mana yang hakiki
  6. Adab dalam mendekatkan diri kepada Allah

 

Daftar Isi

Peta Buku —viii

Pengantar Ahli — xi

Pengantar Penerbit — xix

Pengantar Imam Abdul Ghani an-Nabulsi — 1

Prolog — 5

  1. Sanad Tarekat Naqsyabandiyah dari Jalur Syekh Tajuddin — 35
  2. Wushul Menuju Allah Menurut Tokoh Naqsyabandiyah — 59
  3. Sebelas Ungkapan Suci sebagai Fondasi Tarekat Naqsyabandiyah — 117
  4. Tata cara Bertarekat secara Lahir dan Batin — 159
  5. Fana dan Baqa — 231
  6. Perangai Hati dan Terhindar Penyakit Ruhani — 267
  7. Adab-adab yang Harus Dijaga oleh Murid — 287
  8. Biografi Syekh Tajuddin an-Naqsyabandi — 231
  9. Biografi Syekh Imam Abdul Ghani an-Nabulsi — 333

Informasi Tambahan

Berat 550 g
Dimensi 2 × 15 × 23 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Kitab Miftahul Ma’iyyah : Kunci Memahami Hakikat dan Menggapai Makrifat”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga suka…

Open chat
1
Chat support
Buku Kitab Miftahul Ma’iyyah : Kunci Memahami Hakikat dan Menggapai Makrifat ini bisa menjadi milik anda hanya dengan harga Rp 108.000
Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan menghubungi kami. Terimakasih