Ikhtisar Ihya’ Ulumiddin (Gold Edition)

Rp 165.000

Penulis: Imam al-Ghazali

Tebal: 684 halaman

Ukuran: 15 x 23 cm

ISBN: 978-602-7325-25-3

Stok 124

IKHTISAR IHYA’ ULUMIDDIN – Kitab ini merupakan ringkasan dari kitab legendaris berjudul Ihya` Ulumiddin karya Sang Hujjatul Islam Imam al-Ghazali (1058-1111 M). Dikenal luas sebagai kitab referensi spiritualitas umat Islam, kitab ini diringkas sendiri oleh al-Ghazali agar tetap terjaga intisarinya, terutama untuk Anda yang sibuk.

Melalui kitab monumental ini kita seperti diajak untuk membaca lebih dekat sosok Imam al-Ghazali di akhir-akhir hidupnya. Periode ketika al-Ghazali telah sempurna sebagai “manusia”, yakni ketika ia sampai pada pilihan untuk meninggalkan segala apa yang ia capai selama hidupnya dan memilih untuk kembali ke jalan sederhana, hidup apa adanya di tanah kelahirannya.

Karya yang ditulis hampir seribu tahun yang lalu ini membahas secara lengkap inti-inti ajaran Islam sekaligus memiliki banyak keistimewaan, khususnya dalam hal tuntunan penyucian diri (tazkiyat an-nafs) seorang hamba dan karakter kepenulisan yang menarik dan unik. Tak heran, jika kitab ini begitu populer di Indonesia, khususnya di kalangan santri yang menjadikan kitab al-Ghazali ini sebagai salah satu bacaan wajib setelah al-Quran.

 

Siapa penulis buku ini?

Imam al-Ghazali adalah sang alim yang mendapat julukan “Sang Hujjatul Islam”, imam semua ahli fikih, dan mujtahid di zamannya. Bernama al-Imam Abu Hamid al-Ghazali Muhammad bin Muhammad bin Muhammad ath-Thusi. Lahir di Thus, Khurasan Tahun 450 H.

Semasa menuntut ilmu, Imam al-Ghazali sangat giat belajar hingga berhasil menguasai kitab al-Muhadzdzab asy-Syafi’i, masalah-masalah khilafiah, seni berdebat, dua ilmu ushul (ushuludin dan ushul fikih), logika, ilmu kalam dan filsafat.

Pada usia 34 tahun ia mendatangi kota Baghdad. Ketika al-Ghazali mengajar di Madrasah Nizhamiyah, keulamaan al-Ghazali mencapai puncaknya. Majelisnya dihadiri oleh sekitar empat ratus ulama besar, pengikutnya banyak, mengungguli jumlah pengikut para pembesar dan penguasa pemerintahan.

Imam al-Ghazali kemudian kembali ke kampung halaman dan membangun madrasah untuk para pencari ilmu yang menitikberatkan pada pengajaran tasawuf di dekat rumahnya. Ia membagi waktu untuk beberapa kegiatan: menghafal al-Quran, belajar bersama para pendidik hati, mengajar para murid, serta melanggengkan shalat dan puasa.

Akhir perjalanannya adalah ketika ia memusatkan perhatiannya untuk mempelajari hadis-hadis Nabi saw. Ia pun belajar kepada para ahli hadis dan mendalami Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Imam al-Ghazali wafat di Thus pada hari Senin tanggal 14 Jumadil AKhir tahun 505 H. Semoga Allah memberinya limpahan rahmat, anugerah, dan kedermawanan-Nya.

 

Apa keunggulan buku ini?

  • Diterjemahkan langsung dari bahasa Arab
  • Karya monumental Sang Hujjatul Islam, Imam al-Ghazali
  • Karya Imam al-Ghazali merupakan referensi wajib dibaca untuk mengenal pemikiran Islam yang kaya akan nilai intelektualitas.
  • Enak dibaca dan mudah dipahami.
  • Dilengkapi peta buku untuk memudahkan pembaca memahami isi buku

Informasi Tambahan

Berat 915 g
Dimensi 15 × 23 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Ikhtisar Ihya’ Ulumiddin (Gold Edition)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Chat support
Buku Ikhtisar Ihya' Ulumiddin (Gold Edition) ini bisa menjadi milik anda hanya dengan harga Rp 165.000
Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan menghubungi kami. Terimakasih

Stok 124