Bundling Risalah al-Amin (HC) & al-Hikam (HC)

Rp 201.875

RISALAH AL-AMIN (HC)

Wejangan yang Mengantarkan Kita Sampai Kepada-Nya

Kategori          : Agama Islam

Penulis             : Abu Hasan asy-Syadzili

Ukuran            : 15 x 23 cm

Halaman         : 340 hal (bw)

Cover               : Hard Cover

Cetakan           : April 2021

ISBN                 : 978-623-7327-53-0

Penerbit          : Turos Pustaka

 

Al-Hikam (HC)

Penyusun      : Ibnu Atha’illah as-Sakandari

Ukuran           : 15.5 x 24 cm

Halaman        : 532 hlm

Cetakan         : Desember 2019

ISBN              : 978-602-7327-23-3

Penerbit         : Turos Pustaka

RISALAH AL-AMIN

Untuk bisa sampai kepada Allah, diperlukan etika-etika dasar yang harus diketahui dan dijadikan bekal perjalanan oleh seorang hamba. Sehingga jika jalanan yang dilaluinya sangat terjal, berliku, dan panjang, dia tetap memiliki pegangan yang kokoh. Buku karya Imam Abu Hasan asy-Syadzili (1197-1258 M) ini adalah pilihan tepat untuk dijadikan pegangan dalam memperlajari etika menuju Yang Maha Kuasa; mulai dari etika tingkat pemula, menengah, hingga tingkat yang paling tinggi, yaitu menyatu dengan-Nya (wushul).

Imam asy-Syadzili dikenal luas sebagai seorang wali besar pendiri tarekat Syadziliyyah. Sebuah tarekat yang telah banyak mengantarkan para salik sampai pada Allah swt. Namun sayang sekali tak banyak yang mengenal karyanya. Padahal Imam asy-Syadzili jugalah yang menginspirasi lahirnya kitab al-Hikam, sebuah adikarya tasawuf karangan Ibnu Athaillah as-Sakandari.

Buku Imam asy-Syadzili ini mencatat secara lengkap ajaran tasawuf dan tarekatnya. Sangat tepat dibaca dan dijadikan pegangan oleh siapa saja yang ingin menapaki jalan menuju Allah swt. Di dalamnya berisi etika-etika yang harus diamalkan oleh hamba, permasalahan yang biasanya menghampiri, dan berbagai hal yang selama perjalanan harus dihindari.

Dengan rambu-rambu etika yang telah dijelaskan oleh Imam asy-Syadzili ini, besar harapan kita tidak perlu lagi menapaki jalan terjal dan berliku untuk bisa sampai kepada-Nya. Selamat menyelami derasnya hikmah dari tokoh yang nasabnya menyambung pada Nabi Muhammad saw. ini. Karena selain berisi ajaran, buku ini juga merupakan salah satu karya yang wajib dibaca jika ingin mengenal sosok Imam asy-Syadzili lebih dalam lagi.

Penulis

Imam Abu Hasan asy-Syadzili dikenal sebagai seorang ulama sufi pendiri tarekat Syadziliyyah. Lahir di Ghumarah, Maroko pada tahun 1197 dan wafat di Humaitsara, Mesir 1258. Bernama lengkap Abu al-Hasan ʿAli ibn Abdullah bin Abdul Jabbar al-Hasan al-Husain. Nasabnya menyambung kepada Nabi Muhammad melalui jalur Sayiduna Hasan, cucu Nabi. Syadziliyyah sendiri dinisbatkan pada satu daerah bernama Syadzilah, salah satu desa di Afrika Utara. Desa ini menjadi tempat di mana dirinya menuntut ilmu.

 

Kelebihan Buku

  • Dilengkapi dengan hizb bahr, terjemah serta faedahnya
  • Disertai teks Arab al-Quran dan hadis
  • Dilengkapi kumpulan wejangan Imam Syadzili
  • Dikemas dengan menarik dan eksklusif hard cover
  • Terjemahan mudah dibaca dan dipahami
  • Dilengkapi dengan peta buku untuk memudahkan pembaca

 

Isi Buku

  • Etika seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah swt
  • Wejangan Imam Syadzili yang disusun berdasarkan abjad hijaiyah
  • Hizb bahr Imam Syadzili dan doa khitam yang ditulis oleh Imam Zarruq
  • Biografi singkat Imam Syadzili

Kutipan

  • Teladanilah sikap Rasulullah saw. yang beristighfar setelah mendapat kabar gembira dan mendapatkan kepastian atas ampunan Allah terhadap dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
  • Ketika engkau beruzlah, maka teguhkanlah dirimu di dalamnya dan jangan terburu-buru terhadap semua urusanmu.
  • Anugerah-anugerah tersebut ada empat, yaitu tersingkapnya tabir, turunnya rahmat, mahabah menjadi nyata, dan lisan yang jujur dalam berbicara.
  • “Tenggelamkanlah dunia di dalam lautan tauhid sebelum dunia menenggelamkanmu.”
  • Memperbaiki ibadah dapat dilakukan dengan selalu merasa fakir, tidak berdaya, lemah, dan merasa hina di hadapan Allah.
  • Sejelek-jeleknya keraguan adalah keraguan yang masuk di antara dirimu dan kekasihmu (Allah), yang mengingatkanmu tentang perbuatan-perbuatan jelekmu dan membuatmu lupa terhadap kebaikan-kebaikan kecil.
  • Jika engkau kehilangan takwa dalam istiqamahmu, maka jangan sampai hilang juga dalam tobatmu.
  • Apabila telinga tidak bisa mendengarkan Allah swt., sedangkan hatinya mampu mendengarkan musuh-musuh Allah, maka dia termasuk ke dalam golongan yang menjadikan setan sebagai teman setia selain Allah swt.

 

Al-Hikam

“Hikmah-hikmah dalam kitab Al-Hikam ini laksana wahyu Ilahi. Seandainya dalam shalat dibolehkan untuk membaca selain ayat-ayat al-Quran, bait-bait dalam kitab ini sangat layak untuk itu.”

—Maulana al-‘Arabi, Sufi

A. Mustafa Bisri mendudukkan kitab ini sebagai “mutiara-mutiara cemerlang untuk meningkatkan kesadaran spiritual.” KH. Said Aqiel Siradj menilainya sebagai kitab yang “sangat penting untuk para pecinta jalan spiritual.” KH. Hasyim Muzadi memilihnya sebagai nama pondok pesantren yang didirikannya di Malang ( Al-Hikam ).

Begitu juga dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar (Aa’ Gym), menjadikan kitab Al-Hikam ini sebagai salah satu materi utama pengajiannya. Tak ketinggalan, penulis novel best seller Ketika Cinta Bertasbih, Habiburrahman el-Shirazy, mengutip nama kitab ini sebagai salah satu bagian penting dalam alur novelnya.

Dan masih banyak lagi kiai, ulama, ustadz, guru, mubaligh, dan bahkan motivator yang mengutip bait-bait hikmah Ibnu Atha’illah ini—seorang sufi legendaris asal Mesir yang hidup pada abad ke-13 M (w. 1309 M). Kami sendiri menyebut kitab klasik Al-Hikam ini sebagai “Kitab Babon (Induk) Spiritualisme Islam.”

Inilah mahkota sastra kaum sufi, sebuah kitab rujukan utama soal tasawuf di dunia Islam yang memang tidak ringan untuk dipahami, namun terlalu sayang jika tidak diselami. Meskipun kitab Al-Hikam ini banyak diterjemahkan dalam berbagai versi, tetap saja kitab ini selalu dicari-cari orang.

 

Apa Saja Kelebihan Buku ini?

  1. Terlengkap yang pernah diterbitkan.
  2. Terdiri atas dua buku dalam satu kemasan sesuai aslinya.
  3. Diulas secara mendalam oleh seorang ulama al-Azhar, Mesir, yang tidak diragukan lagi kepakarannya (Syekh Abdullah asy-Syarqawi al-Khalwati).
  4. Dilengkapi teks Arab bait-bait hikmah karya Ibnu Atha’illah berikut terjemahannya.
  5. Dilengkapi surat-surat dan doa-doa Ibnu Atha’illah.

Ibarat hidup di alam yang gersang, buku ini seperti setetes air yang akan memuaskan dahaga spiritual manusia modern. Selamat membaca dan mengamalkan!

 

Baca : Ibnu Atha’illah al-Iskandari, Penulis Kitab Induk Tasawuf al-Hikam

Informasi Tambahan

Berat 1350 g
Dimensi 6 × 15.5 × 24 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Bundling Risalah al-Amin (HC) & al-Hikam (HC)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Chat support
Buku Bundling Risalah al-Amin (HC) & al-Hikam (HC) ini bisa menjadi milik anda hanya dengan harga Rp 201.875
Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan menghubungi kami. Terimakasih