5 TITIK 1 KOMA : Tanpa Jeda Tanpa Batas

Rp 69.500

Penulis             : Hangka

Ukuran            : 13 x 19 cm

Halaman         : 264 halaman

Cetakan           : Juni 2020

ISBN                : 978-602-1201-92-3

Penerbit          : Rene Islam

Ammar Ihsan Rodhiyyan

Aku bukanlah orang yang pandai beribadah, banyak hal yang aku umpat, bahkan syukurku hanya sedikit. Namun, semuanya berubah saat aku menemukan sebuah buku.

Zaritsa Puteri Cahaya

Namaku Zaritsa, mereka memanggilku si bisu. Tapi, yang bisu adalah mulutku, bukan hidupku. Tiap waktuku adalah tentang bagaimana caranya menebarkan manfaat.

Dengan niat mengembalikan buku itu pada pemiliknya, Ihsan bertemu dengan banyak orang yang mengenal Zaritsa. Dari merekalah Ihsan semakin mengenal Zaritsa. Perjalanan itu mengajarkannya tentang 5 Titik 1 Koma kehidupan.

Namun, saat Ihsan hampir menemukan Zaritsa, ada sesuatu yang memaksa Ihsan berhenti mencarinya. Haruskah perjalanan ini berakhir sia-sia tanpa pertemuan?

 

“Hangka menyulam kata demi kata hingga buku ini tersusun indah. Ada kalanya hidup terasa hampa, buku ini membuat kita cerdas bersyukur. Membuat kita memaknai hidup.”

-Ustadz Abdul Somad, Lc., MA., Dai dan Ulama Indonesia.

“Rugi jika tak memiliki dan menyimaknya buku karya Hangka ini. Bravo!”

—Pipiet Senja, Novelis dan Penulis Senior Indonesia.

 

 

Kata Mereka tentang Novel 5 Titik 1 Koma

“Hangka menyulam kata demi kata hingga buku ini tersusun indah. Ada kalanya hidup terasa hampa, buku ini membuat kita cerdas bersyukur. Membuat kita memaknai hidup.”

Ustadz Abdul Somad, Lc., MA., Dai dan Ulama Indonesia.

 

“Sebuah novel menarik! Penuh muatan filosofis, namun tetap renyah dibaca. Tentang perjuangan seorang perempuan bisu yang mencari hakikat diri dan kebermanfaatannya bagi sekitar. 5 Titik 1 Koma adalah novel yang ‘kaya’ juga filmis, dan sayang bila dilewatkan.”

Helvy Tiana Rosa, Sastrawan, Dosen, dan Produser Film.

 

“Buku ini layak untuk dibaca dan direnungkan dengan saksama karena mengandung nilai-nilai kehidupan yang sempurna sesuai tuntunan Allah swt. Kisah seorang yang mengalami indahnya hidup bersama tuntunan Allah dalam kesabaran dan kesyukuran serta upaya yang  tidak ada hentinya menuju ridha-Nya. Mudah-mudahan menambah bekal bagi yang membaca buku ini dalam mengarungi warna warni serta suka duka hidup dan kehidupan.”

KH. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

 

“Menulis novel motivasi tidak mudah. Apalagi jika setting lokasinya di luar negeri dan bernafaskan agama.  Dari tokoh perempuan asal Kalimantan Selatan, Zaritsa yang bisu dan miskin,  mendapat beasiswa kuliah di al-Azhar, Kairo, Mesir, pembaca dibawa merenungi persoalan rasa syukur, sikap sabar, rasa ikhlas, kejujuran, keyakinan, dan cinta. Kita bisa bercermin lewat novel yang penuh motivasi ini.”

Gol A Gong, Sastrawan & Penulis Buku Bestseller Balada si Roy.

 

“Sebuah karya yang sangat unik dan langka, tidak banyak penulis yang berani membuat novel seperti ini. Perpaduan antara motivasi dengan inspirasi. Mengambil berbagai latar yang tak kalah unik dan menawannya di Negeri Kinanah. Rugi jika tak memiliki dan menyimaknya buku karya Hangka ini. Bravo!”

Pipiet Senja, Novelis dan Penulis Senior Indonesia.

 

“Buku ini layak dibaca bagi yang ingin belajar caranya bersyukur, bersabar,

ikhlas, jujur, dan cinta.”

Ma’mun Affany, Penulis Novel Bestseller 29 Juz Harga Wanita dan Kehormatan di Balik Kerudung.

 

“Satu lagi novel pembangun jiwa dari Azharian (mahasiswa Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir). Sebuah novel yang tidak hanya menyentuh hati, tapi juga menggugah semangat untuk bertakwa sekaligus berprestasi.”

Irwan Kelana, Cerpenis, Novelis, dan Redaktur Senior Harian Republika.

 

“Sumber ilmu sangatlah luas, salah satunya novel yang berada di tangan para sahabat pembaca 5 Titik 1 Koma. Menikmati keindahan bumi Firaun sembari menyelami telaga hikmah yang diceritakan dengan anggun. Zaritsa, seorang gadis tangguh, telah mengajarkan kita banyak hal, terutama rasa syukur yang seringkali terlupa. Rumi berpesan, ‘Seratus jalan ke angkasa, langit pun menjadi jelas bagimu; membumbunglah kau di setiap samar fajar ke langit raya, bagai sebuah doa.’ Sertakan Allah selalu dalam setiap langkah dan hembusan nafas, selamat membaca.”

KH. Husien Nafarin Lc. MA, Ketua MUI Kalimantan Selatan.

 

5 Titik 1 Koma adalah karya sederhana yang mengena di hati. Menyampaikan secara sederhana mengenai kunci-kunci kehidupan seperti syukur, sabar, dan ikhlas, melalui seorang tokoh wanita bernama Zaritsa yang bisu, tapi tidak pernah menyerah untuk mencapai keinginannya dan memberikan manfaat bagi orang lain. Buku ini juga mengajak kita untuk mengelilingi indahnya bumi Nabi Musa yang penuh akan sejarah dan peradaban, seperti Alexandria, Luxor, dan Aswan. Banyak pesan moral dan hikmah yang diselipkan dalam bahasa puisi yang renyah.”

Dr. Usman Syihab, Lc., M.A., Atase Pendidikan KBRI Kairo.

 

5 Titik 1 Koma adalah karya anak bangsa yang di dalamnya menyuguhkan banyak ilmu dan pelajaran. Hangka berhasil mengemas kata menjadi cerita yang mengaduk-aduk perasaan, dan membentuknya menjadi konsep tulisan yang sangat memotivasi pembaca. Buku ini memperkenalkan sosok Zaritsa melalui ketegaran dan kisahnya menamatkan aspek ikhlas, syukur, yakin, sabar, jujur, dan cinta. Salah satu tulisan favorit saya. Luar biasa dan wajib baca!”

Pofi Putri Utami, Penggiat Parenting dan Penulis Buku Mengeja Hikmah.

 

5 Titik 1 Koma merupakan sebuah novel yang ditulis secara puitis, namun sangat renyah dibaca. Banyak pesan positif yang disampaikan, namun tidak menggurui. Lewat tokoh Zaritsa, buku ini memberi contoh tentang bagaimana mewujudkan mimpi-mimpi yang ingin dicapai meski harus menghadapi berbagai keterbatasan yang ada. Dan bagi yang penasaran akan indahnya Mesir, buku ini akan mengajak kita menyelami pelosok kota di Mesir, termasuk gambaran kehidupan di al-Azhar yang tersohor. Insyaallah buku ini  akan jadi penerang langit peradaban!”

Pandu Utama Manggala, Koordinator PPI Dunia 2017/2018.

 

“Saat pertama membaca novel ini, semua rasa tercampur aduk membuat saya makin memahami arti hidup. Karena wejangan yang diberikan beraneka ragam, mulai puitis hingga inspiratif. Menurut saya layak dikonsumsi seluruh masyarakat seantero dunia.”

Taufik Supriyana Trisaputra, Sekjen Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia 2018/2019.

 

Siapa Penulis Buku ini?

Muhammad Kamal Ihsan lahir di Banjarmasin, 12 Agustus 1994. Saat ini sedang menempuh pendidikan Pascasarjana di Universitas al-Azhar Mesir Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadis dan Ilmu Hadis.

Penulis yang mempunyai nama pena HANGKA ini menghabiskan masa remajanya di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo setelah sebelumnya menyelesaikan Sekolah Tingkat Pertama di MTs N 2 Banjarmasin. Aktif di dunia tulis menulis sejak masa SMP, penulis semakin mengasah kemampuan menulisnya di instansi Darussalam Pos, sebuah instansi yang fokus pada bidang tulis menulis dan jurnalistik sebagai Pimpinan Redaksi.

Novelnya yang berjudul 1/4 Nanti dan Kembali baru-baru ini berhasil menjadi juara utama dalam Islamic Book Award 2020 kategori Fiksi Terbaik.  Ia juga pernah menjadi juara 2 dalam lomba cipta puisi Nasional Event Hunter Indonesia tahun 2018 menyisihkan ribuan kompetitor dari seluruh Indonesia.

Selain aktif di dunia kepenulisan, Kamal juga aktif dalam kepengurusan PPI Dunia dan PPMI Mesir sebagai pelajar Indonesia yang sedang belajar di luar negeri. Kecintaannya pada dunia organisasi dan akademis semakin terlihat ketika pada tahun 2017/2018 ia meraih predikat Student of the Years di PPMI Mesir. Penulis juga sering diundang untuk mengisi seminar kepenulisan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Si bungsu dari tiga bersaudara ini selalu berpegang teguh pada prinsip bahwa hidup adalah perjalanan untuk melemparkan jala manfaat. Karena sebaik-baik manusia adalah ia yang bermanfaat bagi orang lain.

Penulis dapat dihubungi di:

IG: @muhammadkamalihsan_

FB: Muhammad Kamal Ihsan

Twitter: kamalihsan687

Email: Kamalihsan687@gmail.com

 

Apa Keunggulan Buku Ini?

  • Bonus postcard dan bookmark
  • Ditulis oleh seorang lulusan Universitas al-Azhar Kairo
  • Cerita berlatar di negara Mesir, dengan kota-kota yang terkenal di Mesir, seperti Kairo, Alexandria, Luxor, Aswan, Sinai.
  • Mengangkat landmark Islam yang sangat populer di Mesir seperti piramid, gunung Sinai, pantai Alexandria, Universitas Al-Azhar, sungai Nil, Kuil Hatshepsut, Kuil Karnak, Ma’bad al-Aqshar, lembah al-Gharbiyah, Kuil Tuthmosis, dan museum Luxor.
  • Bergenre fiksi populer, tidak hanya cerita fiksi saja, tetapi juga terdapat nasihat dan hikmah, juga sedikit sejarah Islam.
  • Bahasa yang enak dibaca dan mudah dipahami. Membuat halaman demi halaman novel ini terasa singkat.

Informasi Tambahan

Berat 350 g
Dimensi 13 × 19 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “5 TITIK 1 KOMA : Tanpa Jeda Tanpa Batas”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cari Buku

Keranjang

Bahasa

Open chat
1
Buku 5 TITIK 1 KOMA : Tanpa Jeda Tanpa Batas ini bisa menjadi milik anda hanya dengan harga Rp 69.500
Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan menghubungi kami. Terimakasih