Gaya Bicara dan Tertawa Rasulullah SAW

Gaya Bicara dan Tertawa Rasulullah SAW

Rasulullah saw. adalah orang yang paling fasih dan paling manis berbicara. Beliau bersabda, “Aku adalah orang Arab yang paling fasih.” Bahkan penduduk surga kelak akan berbicara dengan bahasa nabi. Nabi saw. berbicara dengan kalimat yang ringkas namun memiliki makna yang luas, tidak berlebihan, dan tidak terlalu singkat. Bicara beliau sangat runut antara satu kalimat dengan …

Selengkapnya >>>

Himpunan Akhlak Mulia Rasulullah SAW yang Disusun dari Berbagai Riwayat

Himpunan Akhlak Mulia Rasulullah SAW yang Disusun dari Berbagai Riwayat oleh Imam al-Ghazali

Di dalam kitab Ihktisar Ihya’ Ulumiddin, dalam bab Adab Hidup dan Akhlak Nabi, Imam al-Ghazali menuliskan himpunan akhlak mulia Rasulullah saw. selama beliau hidup di dunia. Rasulullah saw. adalah orang yang paling lembut hatinya, paling adil dan paling menjaga kesucian. Tangan Nabi tidak pernah menyentuh tangan perempuan yang bukan budaknya, yang tidak terikat hubungan pernikahan …

Selengkapnya >>>

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Beragamnya Bentuk Ketaatan agar Tidak Membosankan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Beragamnya Bentuk Ketaatan agar Tidak Membosankan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari menulis dalam salah satu bait al-Hikam: “Karena Allah mengetahui bahwa engkau mudah jemu, Dia membuat bermacam-macam cara taat untukmu. Karena Allah mengetahui bahwa engkau rakus, Dia membatasi ketaatan itu hanya pada waktu-waktu tertentu. Agar perhatianmu tertuju pada kesempurnaan shalat, bukan pada adanya shalat. Karena tidak semua orang yang shalat dapat menyempurnakan shalatnya.” …

Selengkapnya >>>

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Salah Satu Penyebab Utama Kehinaan Diri adalah Ketamakan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Salah Satu Penyebab Utama Kehinaan Diri adalah Ketamakan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari menulis dalam salah satu bait al-Hikam: “Tidaklah tumbuh dahan-dahan kehinaan, kecuali dari benih ketamakan”. Ibnu Atha’illah mengumpamakan kehinaan dengan sebuah pohon. Dahan-dahannya adalah perumpamaan bagi berbagai jenis kehinaan. Ia juga mengumpamakan ketamakan dengan sebuah benih. Seakan Ibnu Atha’illah berkata, “Jangan kau tanam benih ketamakan di hatimu sehingga akan tumbuh menjadi pohon kehinaan …

Selengkapnya >>>

5 Macam Riya Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani

5 Macam Riya Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani

Menurut Syekh Nawawi al-Bantani, riya adalah salah satu penyakit hati dan merupakan bentuk dari syirik kecil atau tersembunyi. Riya adalah mencari simpati orang lain dengan menonjolkan sifat-sifat baik guna memperoleh kedudukan dan wibawa di mata manusia. “Andaikata manusia bersikap adil,” kata Syekh Nawawi al-Bantani, “Niscaya mereka mengetahui bahwa sebagian besar ilmu dan ibadah yang mereka …

Selengkapnya >>>

Makna dari Asma Allah Ar-Rahim Menurut Maulana Ibnu Arabi

Makna dari Asma Allah Ar-Rahim Menurut Maulana Ibnu Arabi

Menurut Maulana Ibnu Arabi, Sejatinya nama-nama Allah swt. terdiri atas dua bagian. Yang pertama, nama-nama yang diajarkan oleh Allah swt. kepada kita. Yang kedua, nama-nama yang pengetahuan tentangnya dimonopoli oleh Allah swt. sendiri dalam pengetahuan gaib-Nya. Nama-nama Allah swt. yang hanya diketahui oleh Allah swt. ini disembunyikan entitasnya, namun ditampakkan hukum-hukumnya melalui manifestasi-manifestasi Ilahi (tajalliyat). …

Selengkapnya >>>

Kisah Mengharukan Bilal bin Rabah yang Menangis di Makam Rasulullah SAW

Kisah Mengharukan Bilal bin Rabah yang Menangis di Sisi Makam Rasulullah SAW

Ketika Rasulullah saw. wafat, dan sebelum jenazah beliau dimakamkan, Bilal mengumandangkan azan. Tatkala mengucapkan kalimat “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, orang-rang di dalam masjid pun meratap bersama-sama. Kemudian, setelah jenazah Rasulullah saw. dimakamkan, Abu Bakar berkata kepada Bilal, “Kumandangkanlah azan, wahai Bilal!” maka Bilal menyahut, “Jika engkau memerdekakanku agar aku bersamamu, maka itulah jalannya. Dan, jika …

Selengkapnya >>>

Open chat
1
0812-2659-3845
Assalamualaikum, dengan Kurnia disini, ada yang bisa kami bantu?