Makna Kedamaian karena Allah swt. bagi Para Ahli Makrifat menurut Imam al-Ghazali

Makna Kedamaian karena Allah swt. bagi Para Ahli Makrifat menurut Imam al-Ghazali

Salah satu efek terbesar dari cinta adalah kedamaian. Dan hakikat kedamaian yaitu kebahagiaan dan kegembiraan hati karena sesuatu yang tersingkap baginya; berupa kedekatan Allah beserta keindahan dan kesempurnaan-Nya. Seorang sufi berkata, “Hakikat kedekatan adalah merasakan segala sesuatu dengan hati serta damainya nurani bersama Allah swt.” Hal ini menandakan kesucian hati dari sesuatu selain Allah swt. …

Selengkapnya >>>

Gaya Bicara dan Tertawa Rasulullah SAW

Gaya Bicara dan Tertawa Rasulullah SAW

Rasulullah saw. adalah orang yang paling fasih dan paling manis berbicara. Beliau bersabda, “Aku adalah orang Arab yang paling fasih.” Bahkan penduduk surga kelak akan berbicara dengan bahasa nabi. Nabi saw. berbicara dengan kalimat yang ringkas namun memiliki makna yang luas, tidak berlebihan, dan tidak terlalu singkat. Bicara beliau sangat runut antara satu kalimat dengan …

Selengkapnya >>>

Himpunan Akhlak Mulia Rasulullah SAW yang Disusun dari Berbagai Riwayat

Himpunan Akhlak Mulia Rasulullah SAW yang Disusun dari Berbagai Riwayat oleh Imam al-Ghazali

Di dalam kitab Ihktisar Ihya’ Ulumiddin, dalam bab Adab Hidup dan Akhlak Nabi, Imam al-Ghazali menuliskan himpunan akhlak mulia Rasulullah saw. selama beliau hidup di dunia. Rasulullah saw. adalah orang yang paling lembut hatinya, paling adil dan paling menjaga kesucian. Tangan Nabi tidak pernah menyentuh tangan perempuan yang bukan budaknya, yang tidak terikat hubungan pernikahan …

Selengkapnya >>>

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Beragamnya Bentuk Ketaatan agar Tidak Membosankan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Beragamnya Bentuk Ketaatan agar Tidak Membosankan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari menulis dalam salah satu bait al-Hikam: “Karena Allah mengetahui bahwa engkau mudah jemu, Dia membuat bermacam-macam cara taat untukmu. Karena Allah mengetahui bahwa engkau rakus, Dia membatasi ketaatan itu hanya pada waktu-waktu tertentu. Agar perhatianmu tertuju pada kesempurnaan shalat, bukan pada adanya shalat. Karena tidak semua orang yang shalat dapat menyempurnakan shalatnya.” …

Selengkapnya >>>

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Salah Satu Penyebab Utama Kehinaan Diri adalah Ketamakan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari: Salah Satu Penyebab Utama Kehinaan Diri adalah Ketamakan

Ibnu Atha’illah al-Iskandari menulis dalam salah satu bait al-Hikam: “Tidaklah tumbuh dahan-dahan kehinaan, kecuali dari benih ketamakan”. Ibnu Atha’illah mengumpamakan kehinaan dengan sebuah pohon. Dahan-dahannya adalah perumpamaan bagi berbagai jenis kehinaan. Ia juga mengumpamakan ketamakan dengan sebuah benih. Seakan Ibnu Atha’illah berkata, “Jangan kau tanam benih ketamakan di hatimu sehingga akan tumbuh menjadi pohon kehinaan …

Selengkapnya >>>

Cari Buku

Keranjang

Bahasa

Open chat
1
Assalamualaikum, dengan Toha disini, ada yang bisa kami bantu?